$show=home$type=grid$count=4$tbg=rainbow$meta=0$snip=0$rm=0

Bagaimana Saya Bisa Masuk ITB Padahal IPK Cuma 2,6?

Alhamdulillah saya bisa masuk ITB walaupun IPK sarjana saya hanya 2,6. Bagaimana bisa? Inilah cerita saya, semoga menjadi pelajaran.

Alhamdulillah saya bisa masuk ITB (pasca sarjana - S2) walaupun IPK sarjana (S1) saya hanya 2,6. Bagaimana bisa?
Bagaimana Saya Bisa Masuk ITB
Ceritanya begini!

Tapi tunggu dulu... Apakah Anda sudah tahu ITB? Jika sudah, silahkan lanjut membaca kisah saya ini. Jika belum, silahkan kunjungi situs resminya di sini: Institut Teknologi Bandung.

Saya Bisa Masuk ITB Karena Perkataan?

Wow, mungkin ini ekspresi Anda pertama kali bika saya katakan kalau saya bisa kuliah di ITB hanya karena kata-kata. Tapi itulah yang saya yakini hingga hari ini.

Begini ceritanya!

Suatu hari, di suatu masa yang telah berlalu, teman saya mengajak melanjutkan kuliah untuk mengambil gelar S2. Tapi ajakan tersebut saya jawab sekenanya, "Saya mau lanjut S2 kalau di Jawa dan dapat beasiswa". Saya jawab begitu karena saya tidak memiliki rencana sedikitpun untuk kuliah S2. Apalagi saya sudah menjadi guru dengan status PNS dan sudah merasa cukup.

Beberapa waktu kemudian, kira-kira setahun, teman saya mengajak untuk memasukkan berkas pengajuan beasiswa pasca sarjana ITB. Meskipun agak ragu karena mengingat IPK saya yang hanya 2,6. Apalagi saya tahu kalau ITB adalah perguruan tinggi elit dan masuk ke sana tidak mudah. Sekadar untuk Anda ketahui bahwa salah satu syarat agar bisa masuk ITB adalah IPK minimal 3.

Saya dan teman saya memutuskan untuk memasukkan berkas di Dinas Pendidikan tingkat kabupaten. Pejabat di sana mengatakan berkas kami akan di kirim ke provinsi dan ada tes untuk menyeleksi siapa yang akan mendapat beasiswa.

Rasanya tidak sampai sebulan, surat pemberitahuan untuk mengikuti tes saya terima. Akhirnya saya dan teman saya ini, berangkat ke Palu. Singkat cerita, saya dan teman saya mengikuti tes. Soal dan pengawasnya langsung datang dari ITB.

Setelah mengikuti tes, kami tidak terlalu yakin bisa lulus tetapi kami tetap berharap bisa lulus. Kami membayangkan betapa senangnya bisa kuliah di kampus elit.

Dan hari yang sangat menggembirakan tiba, ketika panitia seleksi menelpon saya dan mengatakan saya diterima kuliah di ITB. Saya nyaris tidak percaya dengan apa yang saya dengar. Tetapi itu kenyataan, bukan mimpi. Lebih menggembirakan lagi karena teman saya juga lulus.

Melihat kenyataan di atas, saya yakin bahwa perkataan saya adalah do'a yang terkabul.

Nilai Tidak Berbanding Lurus Dengan Kecerdasan dan Keberuntungan

Semua proses di atas saya jalani dengan mudah, saya bisa katakan begitu karena tidak ada kesulitan yang berarti. Dan kekhawatiran saya tentang IPK saya yang "jongkok" ternyata bukan apa-apa. Faktanya saya bisa menyisihkan calon lain yang IPKnya lebih tinggi dari saya.

Jika Anda mengatakan saya bodoh karena nilai IPK saya hanya 2,6 - Anda tidak sendiri. Teman seangkatan saya juga mengatakan hal demikian. Namun, setelah membaca kisah saya di atas mungkin penilaian Anda terhadap saya berubah. Saya tidak mengatakan saya cerdas, tetapi sebaliknya, IPK rendah tidak membuktikan kalau saya bodoh.

Bahkan dosen saya mengatakan saya tidak mungkin bisa melanjutkan kuliah ke jenjang S2 dengan nilai yang saya miliki. Dikatakan juga saya kemungkinan tidak bisa menjadi PNS guru. Tapi takdir berbicara lain. Semua prediksi mereka salah!

Saya mulai kuliah tahun 2011 dan menjadi alumni tahun 2013.

Saya tergerak menulis ini karena membaca status Facebook teman saya Ihsan Laidi Ndigani.

Sekian, semoga bisa diambil pelajaran dari kisah saya ini!

COMMENTS

Name

Email,1,Jalan Lurus,1,Kampus,1,Media Sosial,2,Webmaster,1,
ltr
item
Lalu Abd Rahman: Bagaimana Saya Bisa Masuk ITB Padahal IPK Cuma 2,6?
Bagaimana Saya Bisa Masuk ITB Padahal IPK Cuma 2,6?
Alhamdulillah saya bisa masuk ITB walaupun IPK sarjana saya hanya 2,6. Bagaimana bisa? Inilah cerita saya, semoga menjadi pelajaran.
https://1.bp.blogspot.com/-4Xy9Uzsa-uU/XH0yhbOrp8I/AAAAAAAAJCk/X3UpUJYeN2MZmyzvVy1OAwCnB0HT7VRVwCLcBGAs/s1600/Bagaimana%2BSaya%2BBisa%2BMasuk%2BITB.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-4Xy9Uzsa-uU/XH0yhbOrp8I/AAAAAAAAJCk/X3UpUJYeN2MZmyzvVy1OAwCnB0HT7VRVwCLcBGAs/s72-c/Bagaimana%2BSaya%2BBisa%2BMasuk%2BITB.jpg
Lalu Abd Rahman
https://www.laluabdrahman.com/2019/03/bagaimana-saya-bisa-masuk-itb.html
https://www.laluabdrahman.com/
https://www.laluabdrahman.com/
https://www.laluabdrahman.com/2019/03/bagaimana-saya-bisa-masuk-itb.html
true
6558622501500432036
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy