Mengenai Saya

Foto saya
Lalu Abd. Rahman
Purnama tidak lagi indah seperti ketika saya kecil dulu. Kini kedatangannya sering membuat saya lemah dan sakit. Entahlah, apakah itu benar-benar berhubungan ataukah saya hanya mencocokkan saja.
Lihat profil lengkapku

Ujian Daring Biologi Masa COVID-19

Ujian Daring Biologi Masa COVID-19

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

UH5, kerjakan soal:

  1. Bagian B, nomor 1, LKS hal. 148.
  2. Bagian B, nomor 5, LKS hal. 148.
  3. Bagian B, nomor 2, LKS hal. 155.
  4. Bagian B, nomor 3, LKS hal. 155.

Tikkan jawaban kalian pada kolom komentar. Perhatikan! Jawaban terlihat oleh admin dan tidak akan ditampilkan secara publik, oleh karena itu jangan mengirim berulang-ulang.

24 Juni 2022

Semester ini kami sudah belajar di kelas secara offline (luring). Meskipun jam pelajaran masih separuh dari waktu normal.

Lalu Abd. Rahman

Purnama tidak lagi indah seperti ketika saya kecil dulu. Kini kedatangannya sering membuat saya lemah dan sakit. Entahlah, apakah itu benar-benar berhubungan ataukah saya hanya mencocokkan saja.

Posting Komentar

15 Komentar

  1. NAMA: KALMI M. LATEKE
    KELAS: XI MIPA 5

    JAWABAN:
    1. Karena volume atau ukuran paru paru dibagian kanan lebih besar di banding dengn paru paru dibagian kiri karen volume paru paru kanan lebih besar dan hampir kebanyakan udara yang masuk dan becampur dengan bakteri ataupun virus jadi kedu mikro organisme inilH yang membut penyakit pada paru paru

    2. Alveolus sebagai tempat pertukaran udara dan tempat penyimpanan udara sementara

    3. Peristiwa yang terjadi dibagian 1,2 dan 3 saat udara masuk ke dalam paru paru adalah bagian 1 berkontraksi,bagian 2 berkontraksi dan bagian 3 membesar

    4. Jika kadar asam darah orang mengalami acidosis,untuk menangkal kejadian ini tubuh akan merilis bikarbonat(zat basa)sebagai zat regulator asam tubuh bikarbonat dilepas dengan harapan kesetimbangan asam basa tubuh kembali

    BalasHapus

  2. Nama : Siti hawa lutfiana Dg. Tayang
    Kelas : Xl mipa 5

    1). Nomor 1: karena per
    cabangan bronkus yang menuju paru paru kanan
    dan paru paru kiri memiliki struktur yang berbeda.
    Percabangan bronkus ke arah kiri lebih panjang,
    sempit, dan mendatar daripada percabangan ke
    arah kanan. Keadaan tersebut yang menyebab
    kan paru paru kanan lebih mudah terserang penyakit karena kuman kuman penyakit lebih mudah masuk ke paru paru kanan

    2). Nomor 2: a. Dinding alveolus sangat tipis sehingga gas gas dapat berdifusi dengan mudah melewati membran alveolus
    b. Alveolus berupa kantong kantong kecil mirip anggur (alveoli) yang jumlahnya sangat banyak. Alveoli yang berjumlah banyak ini dapat memperluas permukaan yang digunakan untuk pertukaran gas.
    c. Permukaan bagian dalam alveolus dilapisi oleh sel epitelium yang memungkinkan terjadinya difusi gas antara oksigen dan karbon dioksida.
    d. Pada permukaan bagian luar alveolus terdapat jaringan kapiler darah. Jaringan kapiler darah ini mempercepat terjadinya
    proses difusi dan
    pengangkutan gas gas
    pernapasan

    3). Nomor 5: Angka 1
    menunjukkan otot antartulang rusuk bagian luar, angka 2 menunjukkan rongga dada,dan angka 3 menunjukkan otot diafragma. Saat terjadi inspirasi, otot antartulang rusuk bagian luar dan otot diafragma berkontraksi. Berkontraksinya otot antartulang rusuk bagian luar mengakibatkan
    tulang rusuk terangkat sehingga rongga dada
    membesar. Berkontraksinya otot diafragma
    mengakibatkan diafragma mendatar sehingga
    rongga dada membesar. Membesarnya rongga
    dada mengakibatkan tekanan udara di dalamnya
    mengecil sehingga udara masuk ke paru paru.

    4). Nomor 8: yaitu dapat mengakibatkan gangguan fisiologis yaitu asidosis respiratorik. Adapun dampak dari asidosis respiratorik yaitu pernapasan menjadi lebih dalam dan lebih cepat
    karena tubuh berusaha menurunkan kelebihan
    asam dalam darah dengan cara menurunkan karbon dioksida

    BalasHapus
  3. Remed UH 3
    Anindira fathiyyah raihani
    XI mipa 5

    1. Percabangan bronkus ke arah kiri lebih panjang, sempit, dan mendatar daripada percabangan ke arah kanan. Selain itu, paru-paru kanan memiliki 3 lobus, sedangkan paru-paru kiri hanya memiliki 2 lobus. Hal ini membuat paru-paru kanan menampung lebih banyak udara daripada paru-paru kiri. Jika kita menghirup udara yang mengandung bakteri dan virus, maka paru-paru kanan akan lebih banyak menampung udara yang terkontaminasi tersebut. Dengan kata lain, paru-paru kanan akan lebih banyak terpapar oleh bakteri dan virus. Oleh karena itu, paru-paru kanan lebih rentan terserang penyakit.

    2. Alveolus Sebagai Tempat Pertukaran Udara Dan Tempat Penyimpanan Udara Sementara.

    3.yang terjadi pada bagian 1,2, dan 3 saat idara masuk ke dalam paru paru adalah bagian 1 berkontraksi, bagian 2 berkontraksi dan bagian 3 membesar. Peristiwa ini dinamakan inspirasi

    4. Akibatnya, keseimbangan asam dalam darah terganggua sehingga mengakibatkan penyakit asidosis respiratorik

    BalasHapus

  4. Kelas Xl mipa 5
    Jawaban bagian b hal 27


    1. Bronkus yang ke kiri lebih panjang dan sempit. Kedudukannya lebih mendatar daripada yang ke kanan. Hal ini penyebab mengapa paru-paru kanan lebih mudah terserang penyakit. Bronkus sebelah kanan bercabang menjadi tiga bronkiolus, sedangkan sebelah kiri hanya memiliki dua bronkiolus.

    2. Alveolus Sebagai Tempat Pertukaran Udara Dan Tempat Penyimpanan Udara Sementara.

    5. Peristiwa yang terjadi di bagian 1,2 dan 3 saat udara masuk ke dalam paru-paru adalah bagian 1 berkontraksi, bagian 2 berkontraksi, dan bagian 3 membesar. Peristiwa ini dinamakan inspirasi. Inspirasi yaitu peristiwa masuknya udara ke paru-paru.

    8. Jika kadar asam darah meningkat, orang mengalami acidosis, untuk menangkal kejadian ini tubuh akan merilis bikarbonat (zat basa) sebagai zat regulator asam tubuh. Bikarbonat dilepas dengan harapan kesetimbangan asam basa tubuh kembali

    BalasHapus
  5. 1. tubuh Akan membentuk antibodi terhadap virus tersebut. Dibantu dengan sel leukosit ( sistem pertahanan tubuh) untuk ngelawan virus atau benda patogen lain
    2. Antibodi bekerja menghancurkan antigen melalui beberapa cara, yaitu penetralan, pengendapan, pelekatan, dan aktivasi protein
    3. proses imunisasi ialah proses memasukkan virus,sehingga tubuh dapat melawan virus tsb,sehingga ketika tubuh terinfeksi virus tsb lagi,maka tubuh sudah bisa menghalangnya/mematikannya
    4. Inisiasi menyusui dini dapat mengurangi angka kematian bayi baru lahir. Selain itu, dapat meningkatkan kesehatan, tumbuh kembang, dan membantu membangun daya tahan tubuh bayi. Kemudian, ASI juga sangat baik untuk kesehatan sistem pencernaan bayi.

    BalasHapus

  6. Nama : Putu Ari Advani
    1. Lapisan kulit terdiri dari sel-sel epitel yang tersusun rapat sehingga patogen sulit menembus nya. Lapisan terluar kulit mengandung keratin dan sedikit air sehingga dapat menghambat pertumbuhan mikrobia.

    5. a) netralisasi (menghalangi tempat pengikatan virus, membungkus bakteri atau opsonisasi).
    b) aglutinasi partikel yang mengandung antigen, seperti mikrobia
    C) presipitasi (pengendapan) antigen yang dapat larut
    D) fiksasi komplemen (aktivasi komplemen)

    2. Vaksin (imunisasi) adalah siapa nanti gen yang diberikan secara oral (melalui mulut) atau melalui sistem suntikan untuk merangsang mekanisme pertahanan tubuh terhadap patogen. Vaksin (imunisasi) dapat berupa suspensi mikroorganisme yang telah dilemahkan atau dimatikan. Vaksin juga dapat berupa toksoid atau ekstrak antigen dari suatu patogen yang telah dilemahkan. Vaksin yang dimasukkan ke dalam tubuh akan menstimulasi pembentukan antibodi untuk melawan antigen.
    3. Karena jenis kekebalan pasif alami dapat diperoleh dengan pemberian air susu pertama yang mengandung banyak antibodi.

    BalasHapus

  7. Nama : Nurwidia Ky. Martam
    Kelas : XI MIPA 4

    :Jawab :
    1. Virus yang masuk ke tubuh secara alamiah akan dilawan oleh sistem pertahanan tubuh. Selain melalui pembuluh darah, virus masuk ke tubuh melalui kulit dan selaput lendir. Virus yang masuk melalui kulit atau selaput lendir menyebabkan sel sel di sekitar tempat masuknya virus menjadi terinfeksi. Pada saat itu dihasilkan senyawa yang disebut interferon. Interferon selanjutnya berikatan dengan sel-sel yang tidak terinfeksi. Sel-sel yang telah berikatan dengan interferon akan mem bentuk zat yang mampu mencegah virus melaku kan replikasi sehingga serangan virus dapat dicegah.

    2. Antibodi akan menginaktivasi antigen dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan sifat antigen. Apabila antigen merupakan antigen yang bersifat terlarut, antibodi akan menginaktivasi dengan mekanisme presipitasi. Presipitasi dilakukan dengan cara mengendapkan antigen terlarut agar tidak dapat bergerak sehingga lebih mudah ditangkap oleh fagosit. Sementara itu, apabila an tigen bersifat tidak larut, antibodi akan meng inaktivasi dengan mekanisme aglutinasi. Aglutinasi dilakukan dengan menggumpalkan partikel dan zat asing yang mengandung antigen.

    3. Imunisasi merupakan cara pembentukan kekebal an tubuh. Salah satu cara imunisasi yang dapat dilakukan adalah dengan vaksinasi. Vaksinasi adalah suatu tindakan untuk memberikan kekebalan dengan cara memasukkan vaksin ke tubuh manusia untuk mencegah penyakit. Vaksin mengandung bibit penyakit yang telah mati atau dinonaktifkan, tetapi bibit penyakit tersebut masih mempunyai antigen yang kemudian akan di respons oleh sistem imun dengan cara mem bentuk antibodi.

    4. Bayi yang baru lahir memiliki tingkat kekebalan tubuh yang rendah. Oleh karena itu, dianjurkan kepada ibu untuk memberikan ASI pertama setelah kelahiran. Hal tersebut karena di dalam ASI pertama atau kolostrum mengandung antibodi. Antibodi tersebut akan meningkatkan sistem pertahanan tubuh bayi. Selain itu, antibodi yang terdapat pada kolostrum juga dapat men cegah kematian bayi karena infeksi saluran pencernaan.

    BalasHapus

  8. 1)Virus yang masuk ke tubuh secara alamiah akan dilawan oleh sistem pertahanan tubuh.Selain melalui pembuluh darah,virus masuk ke tubuh melalui kulit dan selaput lendir.Virus yang masuk
    melalui kulit atau selaput lendir menyebabkan sel-sel di sekitar tempat masuknya virus menjadi terinfeksi.Pada saat itu dihasilkan senyawa yang disebut interferon.Interferon selanjutnya berikatan dengan sel-sel yang tidak terinfeksi.Sel-sel yang telah berikatan dengan interferon akan membentuk zat yang mampu mencegah virus melakakan replikasi sehingga serangan virus dapat dicegah.

    2)Antibodi akan menginaktivasi antigen dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan sifat antigen.Apabila antigen merupakan antigen yang bersifat terlarut,antibodi akan menginaktivasi dengan mekanisme presipitasi.Presipitasi dilakukan dengan cara mengendapkan antigen terlarut agar tidak dapat bergerak sehingga lebih mudah ditangkap oleh fagosit.Sementara itu, apabila antigen bersifat tidak larut, antibodi akan menginaktivasi dengan mekanisme aglutinasi.Aglutinasi dilakukan dengan menggumpalkan partikel dan zat asing yang mengandung antigen.

    3)Imunisasi merupakan cara pembentukan kekebalan tubuh.Salah satu cara imunisasi yang dapat dilakukan adalah dengan vaksinasi.Vaksinasi adalah suatu tindakan untuk memberikan kekebalan dengan cara memasukkan vaksin ketubuh manusia untuk mencegah penyakit.Vaksin mengandung bibit penyakit yang telah mati atau dinonaktifkan,tetapi bibit penyakit tersebut masih mempunyai antigen yang kemudian akan direspons oleh sistem imun dengan cara membentuk antibodi.

    4)Bayi yang baru lahir memiliki tingkat kekebalan tubuh yang rendah.Oleh karena itu,dianjurkan kepada ibu untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayinya,terutama pemberian ASI pertama setelah kelahiran.Hal tersebut karena didalam ASI pertama atau kolostrum mengandung antibodi.Antibodi tersebut akan meningkatkan sistem pertahanan tubuh bayi.Selain itu,antibodi yang terdapat pada kolostrum juga dapat mencegah kematian bayi karena infeksi saluran pencernaan

    BalasHapus
  9. Nama: syabita ifrilian u.
    Kelas: XI MIPA 4
    UH 5
    1. Virus yang masuk melalui kulit atau selaput lendir menyebabkan sel-sel di sekitar tempat masuknya virus menjadi terinfeksi pada saat itu dihasilkan senyawa yang disebut interferon interferon selanjutnya berikatan dengan sel-sel yang tidak terinfeksi

    2. Antibodi akan menginaktivasi antigen dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan sifat antigen apabila antigen merupakan antigen yang bersifat terlarut antibodi akan menginaktivasi dengan mekanisme presipitasi

    3. Imunisasi merupakan cara pembentukan kekebalan tubuh Salah satu cara imunisasi yang dapat dilakukan adalah dengan vaksinisasi vaksin mengandung bibit penyakit yang telah mati atau dinon-aktifkan tetapi bibit penyakit tersebut masih mempunyai antigen yang kemudian akan direspon oleh sistem imun dengan cara membentuk antibodi

    4. Karena bayi yang baru lahir memiliki tingkat kekebalan tubuh yang rendah

    BalasHapus


  10. 1. Pertama-tama, antibodi menempel dengan virus, sehingga mencegah virus masuk sel dan merupakan opsonin. IFN-α dan IFN-β mencegah virus bereplikasi.

    Kemudian sel NK membunuh sel terinfeksi dengan mengenalinya, yaitu sel yang tidak mengekspresikan MHC-I. Sementara sel Tc (sitotoksik) harus melalui peptida yang dipresentasikan sel terinfeksi dengan bantuan molekul MHC-I. Efektor dari imunitas spesifik humoral adalah antibodi, yang menetralisasi virus serta mencegah virus menempel dan masuk ke dalam sel. IgA yang disekresi di mukosa berperan terhadap virus yang masuk tubuh melalui mukosa saluran nafas dan cerna. Antibodi juga dapat berperan sebagai opsonin. Aktivasi komplemen juga dapat meningkatkan fagositosis dan mungkin menghancurkan virus dengan envelop lipid secara langsung.

    2. Dalam aktivasi antigen yang terlalut, aktivasi tersebut berlangsung melalui mekanisme presitipasi, di mana antigen tersebut mengendap dan terlarut bersama cairan tubuh

    Sedangkan aktivasi antigen yang tidak terlarut terjadi melalui mekanisme netralisasi dan aglutinasi, di mana antigen tersebut digumpalkan lalu dinetralkan oleh tubuh

    3. Mekanisme Imunisasi Dalam Proses Pencegahan PenyakitImunisasi bekerja dengan cara merangsang pembentukan antibodi terhadap mikroorganismetertentu tanpa menyebabkan seseorang sakit terlebih dahulu. Vaksin, zat yang digunakan untuk membentuk imunitas tubuh, terbuat dari mikroorganisme ataupun bagian dari mikroorganismepenyebab infeksi yang telah dimatikan atau dilemahkan, sehingga tidak akan membuat penderita jatuh sakit. Vaksin kemudian dimasukkan ke dalam tubuh yang biasanya melalui suntikan.Sistem pertahanan tubuh kemudian akan bereaksi terhadap vaksin yang dimasukan ke dalamtubuh tersebut sama seperti apabila mikroorganisme menyerang tubuh dengan cara membentuk antibodi. Antibodi kemudian akan membunuh vaksin tersebut layaknya membunuhmikroorganisme yang menyerang tubuh.Kemudian antibodi akan terus berada di peredaran darah membentuk imunitas. Ketika suatu saattubuh diserang oleh mikororganisme yang sama dengan yang terdapat di dalam vaksin, makaantibodi akan melindungi tubuh dan mencegah terjadinya infeksi

    4. Inisiasi menyusui dini dapat mengurangi angka kematian bayi baru lahir. Selain itu, dapat meningkatkan kesehatan, tumbuh kembang, dan membantu membangun daya tahan tubuh bayi.

    BalasHapus
  11. 1. Virus yang masuk ke tubuh secara alamiah akan
    dilawan oleh sistem pertahanan tubuh. Selain
    melalui pembuluh darah, virus masuk ke tubuh
    melalui kulit dan selaput lendir. Virus yang masuk
    melalui kulit atau selaput lendir menyebabkan selsel
    di sekitar tempat masuknya virus menjadi
    terinfeksi. Pada saat itu dihasilkan senyawa yang
    disebut interferon. Interferon selanjutnya berikatan dengan sel-sel yang tidak terinfeksi. Sel-sel yang
    telah berikatan dengan interferon akan membentuk
    zat yang mampu mencegah virus melakukan
    replikasi sehingga serangan virus dapat
    dicegah.

    2. Antibodi akan menginaktivasi antigen dengan cara
    yang berbeda-beda sesuai dengan sifat antigen.
    Apabila antigen merupakan antigen yang bersifat
    terlarut, antibodi akan menginaktivasi dengan
    mekanisme presipitasi. Presipitasi dilakukan
    dengan cara mengendapkan antigen terlarut agar
    tidak dapat bergerak sehingga lebih mudah
    ditangkap oleh fagosit. Sementara itu, apabila antigen
    bersifat tidak larut, antibodi akan menginaktivasi
    dengan mekanisme aglutinasi.
    Aglutinasi dilakukan dengan menggumpalkan
    partikel dan zat asing yang mengandung antigen.

    3. Imunisasi merupakan cara pembentukan kekebalan
    tubuh. Salah satu cara imunisasi yang dapat
    dilakukan adalah dengan vaksinasi. Vaksinasi
    adalah suatu tindakan untuk memberikan kekebalan
    dengan cara memasukkan vaksin ke tubuh
    manusia untuk mencegah penyakit. Vaksin
    mengandung bibit penyakit yang telah mati atau
    dinonaktifkan, tetapi bibit penyakit tersebut masih
    mempunyai antigen yang kemudian akan direspons
    oleh sistem imun dengan cara membentuk
    antibodi.

    4. Bayi yang baru lahir memiliki tingkat kekebalan
    tubuh yang rendah. Oleh karena itu, dianjurkan
    kepada ibu untuk memberikan ASI eksklusif
    kepada bayinya, terutama pemberian ASI pertama
    setelah kelahiran. Hal tersebut karena di dalam
    ASI pertama atau kolostrum mengandung
    antibodi. Antibodi tersebut akan meningkatkan
    sistem pertahanan tubuh bayi. Selain itu, antibodi
    yang terdapat pada kolostrum juga dapat mencegah
    kematian bayi karena infeksi saluran
    pencernaan.

    BalasHapus
  12. 1. Tubuh Akan membentuk antibodi terhadap virus tersebut. Dibantu dengan sel leukosit ( sistem pertahanan tubuh) untuk ngelawan virus atau benda patogen lain

    2. Dalam aktivasi antigen yang terlalut, aktivasi tersebut berlangsung melalui mekanisme presitipasi, di mana antigen tersebut mengendap dan terlarut bersama cairan tubuh

    Sedangkan aktivasi antigen yang tidak terlarut terjadi melalui mekanisme netralisasi dan aglutinasi, di mana antigen tersebut digumpalkan lalu dinetralkan oleh tubuh

    3. Mekanisme Imunisasi Dalam Proses Pencegahan PenyakitImunisasi bekerja dengan cara merangsang pembentukan antibodi terhadap mikroorganismetertentu tanpa menyebabkan seseorang sakit terlebih dahulu. Vaksin, zat yang digunakan untuk membentuk imunitas tubuh, terbuat dari mikroorganisme ataupun bagian dari mikroorganismepenyebab infeksi yang telah dimatikan atau dilemahkan, sehingga tidak akan membuat penderita jatuh sakit. Vaksin kemudian dimasukkan ke dalam tubuh yang biasanya melalui suntikan.Sistem pertahanan tubuh kemudian akan bereaksi terhadap vaksin yang dimasukan ke dalamtubuh tersebut sama seperti apabila mikroorganisme menyerang tubuh dengan cara membentuk antibodi. Antibodi kemudian akan membunuh vaksin tersebut layaknya membunuhmikroorganisme yang menyerang tubuh.Kemudian antibodi akan terus berada di peredaran darah membentuk imunitas. Ketika suatu saattubuh diserang oleh mikororganisme yang sama dengan yang terdapat di dalam vaksin, makaantibodi akan melindungi tubuh dan mencegah terjadinya infeksi.Penyakit yang Dapat Dicegah dengan ImunisasiHingga saat ini terdapat 10 jenis vaksinasi yang dapat mencegah terjadinya infeksi pada anak,yaitu; polio, campak, gondongan, rubella (campak Jerman), difteria, tetanus, batuk rejan(pertusis), meningitis, cacar air, dan hepatitis B.Sedangkan terdapat 3 jenis vaksinasi yang dapat diberikan pada kelompok anak-anak ataupundewasa dengan risiko tinggi menderita infeksi, yaitu; hepatitis A, flu (influenza), pneumonia.

    4.karena bayi baru lahir sngat banyak membutuhkan ASI dan yang paling baik di konsumsi bayi yang baru lahir adalah ASI, bayi harus mengkonsumsi ASI selama 6 Bulan supaya sel sel otaknya terbentuk dan nutrisi bayi terpenuhi, asi ini membantu pertumbuhan dan perkembangan pola pikir anak bayi, dan menginjak umur 7/8 bln bayi baru bisa mengkonsumsi bubur

    BalasHapus
  13. 1. Tubuh Akan membentuk antibodi terhadap virus tersebut. Dibantu dengan sel leukosit ( sistem pertahanan tubuh) untuk ngelawan virus atau benda patogen lain

    2. Dalam aktivasi antigen yang terlalut, aktivasi tersebut berlangsung melalui mekanisme presitipasi, di mana antigen tersebut mengendap dan terlarut bersama cairan tubuh

    Sedangkan aktivasi antigen yang tidak terlarut terjadi melalui mekanisme netralisasi dan aglutinasi, di mana antigen tersebut digumpalkan lalu dinetralkan oleh tubuh

    3. Mekanisme Imunisasi Dalam Proses Pencegahan PenyakitImunisasi bekerja dengan cara merangsang pembentukan antibodi terhadap mikroorganismetertentu tanpa menyebabkan seseorang sakit terlebih dahulu. Vaksin, zat yang digunakan untuk membentuk imunitas tubuh, terbuat dari mikroorganisme ataupun bagian dari mikroorganismepenyebab infeksi yang telah dimatikan atau dilemahkan, sehingga tidak akan membuat penderita jatuh sakit. Vaksin kemudian dimasukkan ke dalam tubuh yang biasanya melalui suntikan.Sistem pertahanan tubuh kemudian akan bereaksi terhadap vaksin yang dimasukan ke dalamtubuh tersebut sama seperti apabila mikroorganisme menyerang tubuh dengan cara membentuk antibodi. Antibodi kemudian akan membunuh vaksin tersebut layaknya membunuhmikroorganisme yang menyerang tubuh.Kemudian antibodi akan terus berada di peredaran darah membentuk imunitas. Ketika suatu saattubuh diserang oleh mikororganisme yang sama dengan yang terdapat di dalam vaksin, makaantibodi akan melindungi tubuh dan mencegah terjadinya infeksi.Penyakit yang Dapat Dicegah dengan ImunisasiHingga saat ini terdapat 10 jenis vaksinasi yang dapat mencegah terjadinya infeksi pada anak,yaitu; polio, campak, gondongan, rubella (campak Jerman), difteria, tetanus, batuk rejan(pertusis), meningitis, cacar air, dan hepatitis B.Sedangkan terdapat 3 jenis vaksinasi yang dapat diberikan pada kelompok anak-anak ataupundewasa dengan risiko tinggi menderita infeksi, yaitu; hepatitis A, flu (influenza), pneumonia.

    4.karena bayi baru lahir sngat banyak membutuhkan ASI dan yang paling baik di konsumsi bayi yang baru lahir adalah ASI, bayi harus mengkonsumsi ASI selama 6 Bulan supaya sel sel otaknya terbentuk dan nutrisi bayi terpenuhi, asi ini membantu pertumbuhan dan perkembangan pola pikir anak bayi, dan menginjak umur 7/8 bln bayi baru bisa mengkonsumsi bubur

    BalasHapus

  14. Nama : Nurwidia Ky. Martam
    Kelas : XI MIPA 4

    :Jawab :
    1. Virus yang masuk ke tubuh secara alamiah akan dilawan oleh sistem pertahanan tubuh. Selain melalui pembuluh darah, virus masuk ke tubuh melalui kulit dan selaput lendir. Virus yang masuk melalui kulit atau selaput lendir menyebabkan sel sel di sekitar tempat masuknya virus menjadi terinfeksi. Pada saat itu dihasilkan senyawa yang disebut interferon. Interferon selanjutnya berikatan dengan sel-sel yang tidak terinfeksi. Sel-sel yang telah berikatan dengan interferon akan mem bentuk zat yang mampu mencegah virus melaku kan replikasi sehingga serangan virus dapat dicegah.

    2. Antibodi akan menginaktivasi antigen dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan sifat antigen. Apabila antigen merupakan antigen yang bersifat terlarut, antibodi akan menginaktivasi dengan mekanisme presipitasi. Presipitasi dilakukan dengan cara mengendapkan antigen terlarut agar tidak dapat bergerak sehingga lebih mudah ditangkap oleh fagosit. Sementara itu, apabila an tigen bersifat tidak larut, antibodi akan meng inaktivasi dengan mekanisme aglutinasi. Aglutinasi dilakukan dengan menggumpalkan partikel dan zat asing yang mengandung antigen.

    3. Imunisasi merupakan cara pembentukan kekebal an tubuh. Salah satu cara imunisasi yang dapat dilakukan adalah dengan vaksinasi. Vaksinasi adalah suatu tindakan untuk memberikan kekebalan dengan cara memasukkan vaksin ke tubuh manusia untuk mencegah penyakit. Vaksin mengandung bibit penyakit yang telah mati atau dinonaktifkan, tetapi bibit penyakit tersebut masih mempunyai antigen yang kemudian akan di respons oleh sistem imun dengan cara mem bentuk antibodi.

    4. Bayi yang baru lahir memiliki tingkat kekebalan tubuh yang rendah. Oleh karena itu, dianjurkan kepada ibu untuk memberikan ASI pertama setelah kelahiran. Hal tersebut karena di dalam ASI pertama atau kolostrum mengandung antibodi. Antibodi tersebut akan meningkatkan sistem pertahanan tubuh bayi. Selain itu, antibodi yang terdapat pada kolostrum juga dapat men cegah kematian bayi karena infeksi saluran pencernaan.

    BalasHapus
  15. 1. Secara otomatis virus tersebut akan dilawan oleh sel darah putih dengan cara membentuk antibodi yang akan mematikan virus tersebut. Antibodi akan bertahan beberapa saat sampai ada virus yang sama tapi telah bermutasi maka antibodi tidak bekerja pada virus mutant walaupun berjenis sama dengan virus sebelumnya yang dilumpuhkan.

    2. Dalam aktivitas antigen yang terlarut. Aktivitas tersebut berlangsung melalui mekanisme partisipasi, di mana antigen tersebut mengendap dan terlarut bersama cairan tubuh. Sedangkan aktivitas antigen yang tidak terlarut terjadi melalui mekanisme netralisasi dan aglutinasi, di mana antigen tersebut digumpakan lalu dinetralkan oleh tubuh.
    3. Mekanisme imunisasi dalam proses pencernaan penyakit imunisasi bekerja dengan cara merangsang pembentukan antibodi terhadap mikroorganisme terbentuk tanpa menyebabkan seseorang sakit terlebih dahulu.

    4. Jadi, pertama-tama HIV menempel ke reseptor CD4 dan akan mulai mengenfeksi ketika glikoprotein HIV membentuk tempelan ke reseptor CD4 pada permukaan sel T dan masuk kedalam sel secara endositosis (transfor makromolekul dan materi yang sangat kecil ke dalam sel dengan cara membentuk vesikula baru dari membran plasma), setelah masuk ke dalam sel kemudian HIV ini memperbaiki diri. Setelah keluar dari sel T ini, dengan cara melisiskan atau memecahkan sel atau kau dengan cara eksositosis. Kemudian sel-sel lain yang memiliki ciri a juga akan terinfeksi misalnya, beberapa mkrofag, dan subuklas sel B.

    BalasHapus

Komentar baru tidak diizinkan.*